Selasa, 10 Januari 2017

PESERTA DIDIK PAKET C DI ANTARA UNPK-BK DAN UNPK

Artikel Terkait

*Peserta Didik Paket C Di Antara UNPK-BK dan UNPK*

UNBK adalah singkatan dari Ujian Nasional Berbasis Komputer, sedangkan UNPK adalah Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan. Adapun UNBK berkaitan dengan tagar *prestasi penting, jujur yang utama* . Sejak setahun lalu sudah terjadi perbedaan pendapat terkait UNBK di program paket C atau yang dikenal dengan nama UNPK-BK, yang kependekan dari Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan Berbasis Komputer.

"Bagaimana caranya peserta didik paket C bisa UNPK-BK, Wong megang _mouse_ aja masih ga bener?" kilah salah seorang penggiat PKBM. "Di PKBM saya ga ada komputer. Biasanya saya pergi ke rental untuk mengerjakan dapodikmas," saut yang lain.

"Saya setuju UNPK-BK, lembaga saya siap melaksanakan. Lembaga kami punya banyak komputer dan sudah berlangganan internet dengan kecepatan yg tinggi. Peserta didik kami sudah terbiasa memakai komputer" kata kepala PKBM yang lain. UNPK-BK itu penting untuk menjaga mutu lulusan, dan yang penting nilai kejujuran mewarnai UNPK-BK," tambahnya.

Cuplikan percakapan-percakapan di atas barangkali terjadi di sekeliling kita. Sebagian setuju ada UNPK-BK dan sebagian lagi menentang, atau belum setuju.

Nampaknya pihak-pihak yang berkepentingan mesti bergerak cepat. Ini terkait dengan penyediaan kertas Ujian Nasional, sosialisasi dan lain sebagainya.

Kembali lagi ke permasalahan UNPK-BK, menurut penulis ujian nasional berbasis kertas masih diperlukan melihat peserta Didik Paket C itu bukan berasal dari kota saja. Dan barang kali peserta didik dari kota juga belum tentu mempunyai akses komputer bahkan internet.

Namun UNPK-BK juga tidak perlu ditakuti dan dikhawatirkan keberadaannya. Suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, ujian Nasional Berbasis komputer itu akan menjadi solusi terkait banyaknya permasalahan dalam ujian nasional. Saya pikir, tahun 2017 adalah tahun yang tepat untuk Penyelenggaraan ujian Nasional Berbasis Komputer di Indonesia. Barangkali sebagai program rintisan perlu ada beberapa titik di kab/kota yang menyelenggarakan UNPK-BK. Tentunya ini tak akan semudah membalikkan telapak tangan.

Well, apapun hasilnya, kita tentu berharap apapun bentuk Ujian Nasional nya, baik berbasis kertas atau berbasis komputer, hak-hak peserta didik sebagai peserta ujian jangan dilupakan.

Wallahu a'lam bish-shawabi

Lilik Subaryanto

Tidak ada komentar: